Asyik Mandi,Bocah SD Tenggelam Di Sungai Lematang

Muara Enim --- Riski (12th) seorang siswa kelas 6 SD yang merupakan warga Kp.5 Desa belimbing Kec. Gunung megang Muara enim dilaporkan tenggelam di sungai lematang pada Minggu (16/03/2025)

Kepala Kantor SAR Palembang melalui Kasi Operasinya Manca Rahwanto,S.E., mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan informasi kejadian tersebut pada minggu sekitar pukul 13.45 WIB. Berdasarkan informasi tersebut Raymond langsung memerintahkan satu tim Rescue untuk berangkat menuju lokasi kejadian guna melakukan pencarian terhadap korban. 

Menurut informasi kejadian berawal pada Minggu sekitar pukul 10.30 WIB, korban bersama tiga orang temannya bermain dan mandi di pinggir sungai lematang tepatnya di Desa Belimbing Kec. Gunung Megang Kab. Muara Enim, ketika sedang asyik mandi tiba-tiba korban korban melompat dari atas pohon ke sungai dan tanpa sengaja menimpa salah satu temannya yang mengakibatkan dirinya terseret arus dan tenggelam. Tiga orang teman korban berusaha menolong namun gagal dan kemudian melaporkannya kepada warga sekitar

Saat ini kita masih melakukan pencarian bersama Tim SAR Gabungan. Untuk metode pencarian kita lakukan dengan membagi Tim SAR Gabungan menjadi Dua (2) Search And Rescue Unit (SRU). SRU 1 melakukan pencarian dengan cara menyisir aliran sungai lematang dengan menggunakan perahu karet sejauh 10 Km² serta melakukan manuver perahu karet dilokasi-lokasi yang dicurigai. Manuver ini dimaksudkan untuk menciptakan gelombang air yang dapat mengangkat benda-benda yang berada didalam air termasuk korban yang kemungkinan ada didalamnya. Sedangkan SRU 2 melakukan pencarian melalui jalur darat dengan metode Detection Mode, yaitu pencarian yang didasarkan pada besarnya kemungkinan ditemukan tanda-tanda korban serta melakukan penyebaran informasi kepada masyarakat yang berada disepanjang pesisir aliran sungai jelas manca

Selama berlangsungnya Operasi SAR turut melibatkan unsur SAR dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI/Polri, BPBD Muara Enim, BPBD Pali, Damkar Muara Enim, Damkar Pali, Tagana Pali, Perangkat Desa dan Masyarakat. 
Hingga saat ini korban masih belum kita temukan namun akan terus kita upayakan agar korban secepatnya dapat kita temukan, tutup manca  (HMS)